Cara Menanam Temulawak
MenanamPemula

Cara Menanam Temulawak

Temulawak merupakan tanaman rimpang yang banyak dikenal sebagai bahan jamu dan herbal. Tanaman ini dapat ditanam menggunakan rimpang yang memiliki mata tunas dan dipanen setelah tanaman cukup matang.

Durasi
9–12 bulan
Target

Bahan yang Dibutuhkan

  • Rimpang temulawak sehat
  • Tanah
  • Sekam bakar
  • Pupuk kompos
  • Air

Alat yang Dibutuhkan

  • Polybag atau tempat tanam
  • Sekop kecil
  • Gembor atau alat penyiram
  • Sarung tangan

Langkah-Langkah

1

Persiapan Bibit

Gunakan rimpang temulawak yang sehat, tidak busuk, dan memiliki mata tunas. Rimpang tidak harus sudah memiliki akar karena akar akan tumbuh dengan sendirinya setelah penanaman apabila media tanam dan kelembapannya terjaga.

2

Persiapan Media Tanam

Campurkan tanah, sekam bakar, dan pupuk kompos dengan perbandingan 2:1:1 hingga merata.

3

Penanaman

Tanam rimpang sedalam 5–7 cm dengan posisi mata tunas menghadap ke atas, kemudian tutup menggunakan media tanam dan siram secukupnya.

4

Pemeliharaan

Lakukan penyiraman secara rutin agar media tetap lembap. Bersihkan gulma di sekitar tanaman, tambahkan pupuk kompos setiap dua bulan, dan lakukan pengamatan secara berkala untuk mencegah serangan hama maupun penyakit.

5

Panen

Temulawak dapat dipanen pada umur sekitar 9–12 bulan. Tanaman siap dipanen ketika daun mulai menguning dan sebagian besar batang telah mengering.

6

Pascapanen

Rimpang dibersihkan dari tanah yang menempel, dicuci hingga bersih, kemudian diangin-anginkan sampai kering. Temulawak dapat langsung dimanfaatkan atau dikeringkan sebagai bahan jamu dan simplisia.

Manfaat & Keuntungan